BERITA PERANAKAN

Undangan Sidang Pleno Diperluas Asosiasi Peranakan Tionghoa Indonesia (ASPERTINA) 2015

Sehubungan dengan telah berakhirnya masa kepengurusan Dewan Pengurus ASPERTINA periode tahun 2011-2014, maka dengan ini kami selaku Panitia Pelaksana Sidang Pleno Diperluas ASPERTINA bermaksud mengundang para Dewan Pembina, Dewan Pakar serta Dewan Pengurus ASPERTINA

Lanjut ››

Kho Ping Hoo Sang Legenda Dunia Sastra

Siapa yang tidak mengenal Kho Ping Hoo (1926-1994), sastrawan peranakan Tionghoa yang berpengaruh dalam dunia sastra di Indonesia. Selama hidupnya ia telah menulis sedikitnya 400 judul cerita silat berlatar belakang Tiongkok dan sekitar 50 cerita berlatar Jawa.

Lanjut ››

Bangunan Tua Saksi Sejarah Bahari Era VOC

Dibangun tahun 1628 sebagai kantor dagang VOC, bangunan tersebut kemudian dijadikan gudang barang keperluan galangan kapal di Pulau Onrust.

Lanjut ››

Sejarah Kelenteng Sam Poo Kong

Kelenteng Sam Poo Kong yang berlokasi di jalan Simongan Semarang dulunya adalah tempat pendaratan pertama kali Laksamana muslim Cheng Ho dalam rangka ekspedisi ke berbagai negeri untuk melakukan misi perdagangan dan meningkatkan kewibawaan Dinasti Ming

Lanjut ››

ARTIKEL PERANAKAN

Kemeriahan Konvensi di Jakarta, Catatan Ketua Asosiasi Kuala Lumpur, Baba Cedric Tan

Catatan Ketua Asosiasi Kuala Lumpur, Baba Cedric Tan selama mengikuti 27th Baba Nyonya Convention tahun 2014 di Jakarta yang diselenggarakan oleh Aspertina.

Lanjut ››

Undangan Sidang Pleno Diperluas Asosiasi Peranakan Tionghoa Indonesia (ASPERTINA) 2015

Sehubungan dengan telah berakhirnya masa kepengurusan Dewan Pengurus ASPERTINA periode tahun 2011-2014, maka dengan ini kami selaku Panitia Pelaksana Sidang Pleno Diperluas ASPERTINA bermaksud mengundang para Dewan Pembina, Dewan Pakar serta Dewan Pengurus ASPERTINA

Lanjut ››

Pagelaran Akulturasi Dua Budaya

Koleksi fashion show tersebut merupakan hasil dari perjalanan penelitian terbaru Departemen Fashion Design LaSalle College Jakarta di beberapa kota di Indonesia seperti Pekalongan, Semarang, dan Lasem. Akulturasi peranakan terlihat dari perpaduan kain batik di daerah tersebut dengan kain warna-warni khas Tiongkok.

Lanjut ››