BERITA PERANAKAN

Kondangan Peranakan 2014

Salah satu tujuan dari pembentukan Asosiasi Indonesia Tionghoa peranakan (Aspertina) pada tahun 2011 adalah untuk melestarikan seni dan budaya peranakan Tionghoa, terutama kepada generasi muda.

Lanjut ››

Warak Ngendhog

Kota Semarang memiliki keunikan tersendiri saat Ramadhan tiba. Pemerintah kota biasanya menggelar tradisi Dhugderan. Dhugderan ini digelar kurang lebih 1 minggu dan berakhir sehari sebelum puasa.

Lanjut ››

Interview with President of ASPERTINA, Andrew Susanto: Embracing Peranakan Culture

For centuries, Peranakan descendants have sewn their threads into the colorful tapestry that is Indonesian culture. Head of the Association of Peranakan Tionghoa Indonesia (Aspertina)

Lanjut ››

ARTIKEL PERANAKAN

Barongsai Juga Olahraga

Kebudayaan etnis Tionghoa merupakan bagian yang tidak terlepaskan dari sejarah bangsa Indonesia. Salah satu dari banyaknya kebudayaan yang masih terus terpelihara adalah barongsai dan liong. Kedua cabang seni sekaligus olahraga ini sejak 2000 telah berada di bawah

Lanjut ››

Ceng Beng (Ching Ming)

Pada 4 April 2012 ini, etnis Tionghoa yang masih memegang tradisi leluhurnya, akan merayakan hari raya Ceng Beng. Hari raya Ceng Beng (artinya terang cerah gemilang), yaitu hari suci untuk mengunjungi atau berziarah dan bersembahyang di makam

Lanjut ››